Apa yang Anda ketahui tentang Suku Kubu?

SEJAK dahulu kala, kelompok masyarakat primitif yang hidup nomaden di pedalaman hutan Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan, ini dikenal dengan sebutan Suku Kubu. Pemda Jambi menukarnya dengan istilah Suku Anak Dalam (SAD). Lalu sejumlah NGO mempopulerkannya dengan sebutan Orang Rimba. Alasannya, selain karena mereka memang hidup dalam rimba, makna kata “kubu” seolah memang sengaja memarginalkan mereka. Makna kata “kubu” juga tidak manusiawi, identik dengan gaya hidup mereka yang dekil, jarang mandi, pemalas dan kurang membaur dengan masyarakat luar. Sebenarnya, suku animisme ini juga tidak suka dipanggil dengan sebutan “kubu”. Mereka lebih senang dan merasa terhormat apabila disapa dengan kata “sanak” yang berarti saudara. Kenapa demikian? Adakah hubungannya dengan cerita lain yang menyebutkan bahwa mereka adalah keturunan nenek moyang melayu Jambi? Secara bertahap akan saya tulis dalam blog ini. Yang pasti populasi mereka kian berkurang dan terancam punah, hutan telah habis dan mereka mulai jadi pengemis di dusun-dusun hingga ke kota. Tragisnya, kepedulian pemerintah hanya setengah hati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s